Sahabat Perjalanan, Ziarah ke Masjid Quba adalah salah satu agenda utama saat kita berada di Madinah Al-Munawwarah. Ini bukan sekadar kunjungan ke masjid bersejarah, tapi sebuah ibadah yang sarat makna dan memiliki janji pahala agung.
2 Tujuan Utama Ziarah ke Masjid Quba
Ziarah ke masjid pertama dalam Islam ini memiliki 2 tujuan utama:
- Meneladani Sunnah: Mengikuti jejak Rasulullah ﷺ yang rutin menziarahi masjid ini (terutama di hari Sabtu).
- Meraih Keutamaan Puncak: Mendapatkan pahala setara ibadah Umroh dengan cara shalat 2 rakaat di dalamnya.
Namun, untuk meraih pahala “setara umroh” tersebut, ada 1 syarat kunci yang sering sekali dilupakan atau tidak diketahui jamaah. Artikel ini akan memandu Anda.
- Pahami keagungan masjid ini di : Masjid Quba: Masjid Pertama yang Didirikan Rasulullah ﷺ.
Syarat Kunci Meraih Pahala Setara Umroh (Wajib Tahu!)
Inilah inti dan rahasia agar ziarah Anda berpahala sempurna.
Berdasarkan pengalaman kami mendampingi jamaah, ini adalah bagian yang paling sering terlewat:
1. Wajib Bersuci (Wudhu) DARI HOTEL
- Dalil hadis Rasulullah ﷺ (HR. Ibnu Majah) sangat jelas:
“Barangsiapa bersuci (berwudhu) di rumahnya, lalu datang ke Masjid Quba…”
- Apa maknanya “di rumahnya”? Bagi jamaah umroh, “rumah” Anda adalah hotel tempat Anda menginap di Madinah.
- Kesalahan Umum: Jika Anda berangkat ke Quba tanpa wudhu, lalu Anda baru berwudhu di tempat wudhu Masjid Quba, shalat Anda tetap sah (sebagai Tahiyatul Masjid), namun Anda kehilangan fadhilah (keutamaan) pahala “setara umroh” yang dijanjikan dalam hadis tersebut.
2. Melaksanakan Shalat Sunnah 2 Rakaat
- Setelah Anda tiba di masjid (dalam keadaan masih memiliki wudhu dari hotel), Anda cukup melaksanakan shalat sunnah 2 rakaat.
- Niatnya bisa: Shalat Tahiyatul Masjid (penghormatan masjid), Shalat Dhuha (jika ziarah di waktu Dhuha), atau Shalat Sunnah Mutlak.
- Pahala agung ini dijanjikan dalam: Keutamaan Masjid Quba dalam Al-Qur’an dan Hadits.
Panduan Langkah-demi-Langkah Ziarah ke Masjid Quba
Berikut adalah panduan praktis ziarah Anda:
1. Persiapan (Paling Penting)
- WUDHU DARI HOTEL. Ini adalah langkah pertama dan terpenting. Niatkan dari hotel untuk meraih pahala umroh. Jaga wudhu Anda selama di perjalanan.
2. Rute dan Transportasi ke Masjid Quba
- Lokasi Masjid Quba sekitar 5 km di tenggara Masjid Nabawi (10-15 menit perjalanan).
- Opsi 1 (Paket Travel – Paling Umum): Anda akan diantar dengan bus rombongan. Ini biasanya termasuk dalam program ziarah kota Madinah (bersama Jabal Uhud, Masjid Qiblatain, dll).
- Opsi 2 (Mandiri): Jika Anda ingin pergi sendiri (misal di hari Sabtu), Anda bisa menggunakan taksi online (Uber/Kareem) atau taksi lokal dari hotel Anda. Biayanya sekitar SAR 15-25 sekali jalan.
3. Adab Saat Tiba di Masjid
- Masuklah dengan kaki kanan.
- Bacalah doa masuk masjid (sama seperti masjid lainnya).
- Jaga ketenangan dan adab. Ingat, Anda sedang berada di masjid yang pertama kali didirikan atas dasar takwa.
4. Pelaksanaan Shalat 2 Rakaat
- Segera cari shaf (area pria dan wanita terpisah dengan sangat jelas).
- Laksanakan shalat sunnah 2 rakaat (Tahiyatul Masjid / Dhuha / Mutlak).
5. Berdoa, Berdzikir, dan Menikmati Suasana
- Setelah shalat, jangan terburu-buru keluar untuk berfoto. Ambil waktu sejenak (5-10 menit) untuk berdzikir, merenung, dan berdoa. Rasakan suasana khusyuk di masjid pertama yang dibangun Rasulullah ﷺ dengan tangan beliau sendiri.
Kapan Waktu Terbaik untuk Ziarah?
1. Waktu Sunnah (Hari Sabtu)
- Sesuai hadis riwayat Ibnu Umar RA, “Rasulullah ﷺ biasa menziarahi Masjid Quba setiap hari Sabtu, terkadang dengan berjalan kaki, terkadang dengan berkendara.”
- Jika jadwal Anda memungkinkan (misal, hari Sabtu adalah hari bebas program ziarah travel), maka berziarah di hari Sabtu adalah ittiba’ (mengikuti sunnah) terbaik.
2. Waktu Terbaik Harian (Waktu Dhuha)
- Waktu terbaik harian adalah di pagi hari (Waktu Dhuha, sekitar jam 8-10 pagi).
- Alasannya: (1) Cuaca pagi di Madinah sangat sejuk. (2) Anda bisa sekaligus Shalat Dhuha 2 rakaat (merangkap Tahiyatul Masjid) dan meniatkannya untuk pahala umroh. (3) Biasanya suasana belum terlalu padat.
Solusi Surya Haromain: Ziarah Berpahala, Bukan Sekadar Lewat
Berdasarkan pengalaman kami, banyak travel lain hanya berhenti di luar masjid untuk “sesi foto” selama 10 menit, lalu menyuruh jamaah kembali ke bus. Mereka tidak menjelaskan keutamaan ini, sehingga jamaah kehilangan pahala setara umroh.
Solusi : Tim Muthawif (pembimbing) kami wajib mengedukasi jamaah sejak malam sebelumnya (saat di hotel) untuk berwudhu sebelum berangkat ziarah esok paginya.
Kami tidak hanya mengantar Anda untuk berfoto. Kami akan membimbing Anda masuk ke dalam masjid, memberi waktu yang cukup untuk shalat 2 rakaat, dan memastikan ziarah Anda berpahala sempurna, bukan sekadar tur biasa.
- Pahami kisahnya agar lebih khusyuk: Sejarah Masjid Quba: Dari Hijrah Rasulullah ﷺ.
Jangan sia-siakan kesempatan langka meraih pahala setara umroh saat Anda berada di Madinah. Dapatkan bimbingan ziarah yang berilmu, amanah, dan bermakna bersama kami.
Lihat Paket Umroh Reguler kami yang (tentu saja) mencakup program ziarah Quba, atau jelajahi semua Destinasi & Ziarah kami.
Pertanyaan Umum (FAQ)
-
Bagaimana jika wudhu batal di perjalanan ke Masjid Quba?
Ini sering terjadi. Jika wudhu Anda batal di perjalanan, Anda harus berwudhu lagi di tempat wudhu Masjid Quba. Shalat Anda (Tahiyatul Masjid) tetap sah dan berpahala. Namun, menurut pemahaman zahir (harfiah) hadis, Anda kehilangan syarat “bersuci di rumahnya” untuk meraih pahala spesifik “setara umroh”. Maka, jagalah wudhu Anda sekuat tenaga.
-
Shalat apa yang dibaca di Masjid Quba?
Shalat sunnah 2 rakaat. Niatnya bisa Shalat Tahiyatul Masjid (penghormatan masjid), Shalat Dhuha (jika Anda ziarah di waktu Dhuha), atau Shalat Sunnah Mutlak 2 rakaat.
-
Apakah wanita yang sedang haid boleh ziarah ke Masjid Quba?
Boleh berziarah ke pelataran atau halaman masjid, namun tidak boleh masuk ke dalam bangunan utama masjid (tempat shalat) sesuai hukum fiqih wanita haid dilarang berdiam di masjid.